Rabu, 06 Oktober 2010

Survive

yang artinya bertahan hidup, perlu di ingat bahwa survival adalah bukan bagimana kita bisa makan tetapi bagaimana kita harus bertahan hidup.secara teknis kemampuan bertahan hidup di dalam hutan harus dikuasai, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan antara lain :- mencari makanan- membuat perapian- membuat perlindungan- mencari air ke empat unsur tersebut haruslah dipahami dan dikuasai agar seorang survivor bisa mempertahankan dirinya dari kondisi yang kritis, untuk kemudian bisa menyelamatkan diri.



Jungle Survival

Seperti yang sudah disinggung diatas, Jungle survival adalah penerapannya pada kondisi medan di dalam hutan. Yaitu kondisi survive pada survivor yang mengalami musibah atau tersesat di dalam hutan.



Mencari makan

Ada dua sumber makanan yang bisa di dapat dalam hutan yaitu dari tumbuhan dan dari hewan, jika dari tumbuhan sangat banyak yang bisa kita konsumsi tentunya dengan beberapa hal yang harus kita pahami antara lain :- pucuk daun yang sudah dikenal- tumbuhan yang biasa dikonsumsi hewan biasanya bias juga di konsumsi oleh manusia- hindari daun yang bergetah kental karena terkadang beracun- buah-buahan yang biasa di konsumsi oleh hewan, hindari buah yang tidak disukai hewan karena biasanya beracununtuk sumber makanan hewani tentunya seorang survivor dituntut harus dapat berburu atau membuat trap yaitu jebakan binatang, untuk itu kemampuan memahami karakter binatang haruslah dipahami seperti bagaimana kebiasaan hidup seekor babi hutan di habitannya atau ayam hutan yang setiap pagi berkeliaran mencari makan juga keahlian melihat jejak sesuatu binatang. Setelah paham semua itu barulah seorang survivor bias menentukan trap seperti apa yang harus ia buat untuk menjebak hewan tersebut.



Membuat perapian

Perapian sangatlah penting dalam kondisi survive, selain berguna untuk masak juga berguna sebagai penghangat tubuh bahkan saat terlihat oleh tim penolong perapian dapat ditutup dengan daun basah agar menghasilkan asap tebal yang berguna sebagai tanda agar terlihat oleh tim pencari.. Membuat perapian di dalam hutan bukanlah hal mudah tetapi juga tidak dapat dianggap sepele terutama dalam memilih kayu sebagai bahan bakar, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih kayu bakar yaitu :- pilih kayu yang sudah kering, jika itu tidak ada- pilihlah pohon kayu yang berdaun kecil seperti tariti atau puspa- pilihlah kayu yang mengandung getah berminyak seperti pohon pinus, pohon damar atau pohon karet- pilihlah pohon kayu yang tumbuh di punggungan, bukan di lembah apalagi dekat aliran air/sungai karena kadar air pada kayu tesebut telalu banyak sehingga susah menyala- pilihlah pohon kayu yang berkulit tipis, karena tidak terlapisi oleh kulit yang tebal sehingga banyak tersinari matahari/ lebih kering.setelah proses memilih kayu, barulah proses memulai dengan membuat bahan setipis atau sekecil mungkin sebagai pematik (kalau bisa di raut seperti hasil serutan tukang kayu). Bakarlah mulai dari yang tertipis lalu lanjutkan dengan yang lebih tebal sampai menjadi bara.



Membuat Perlindungan (Bivak Alam)

Perlindungan atau yang lebih dikenal dengan nama bivak alam adalah sebuah tempat berlindung menyerupai tenda namun terbuat dari bahan alam, kerangka dari kayu yang diikat dengan akar gantung atau sayatan rotan tipis beratap dedaunan.Pada prinsipnya perlindungan dibuat untung melindungi diri dari cuaca seperti terpaan angin dan hujan yang sifatnya hanya sementara, terutama sebagai tempat beristirahat saat malam hari.



Mencari air

Air adalah mutlak dalam satu syarat kehidupan, tanpa air mustahil kita dapat bertahan hidup. Untuk memperoleh sumber air di dalam hutan pastilah dengan cara mencari aliran air / sungai, selain itu pengetahuan lain tentang bagaimana mendapatkan air pastlah harus dikuasai seperti : mencari air dari akar gantung, dari ruas-ruas bambu, dari tumbuhan kantung semar dll.



Pengetahuan tersebut tentunya hanya didapat jika seseorang sering berlatih atau setidaknya mengenal seluk-beluk kondisi hutan.Jadi keempat unsur diatas (makanan, api, perlindungan dan air) merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan dalam hal bertahan hidup. seperti pesan seseorang “jika dalam kondisi survive kauberhasil menjerat seekor burung janganlah kau santap seluruhnya, sisakan jeroannya untuk kau gunakan sebagai umpan memacing ikan. dari ikan yang kau dapat jangam kau santap seluruhnya, sisakan sebagian untuk umpan binatang lain dan seterusnya…” dari pesan diatas makna yang terkandung sangatlah jelas.

bunga harendong dapat dimakan langsung terutama yang sudah berwarna ungu
buah honje, tumbuhnya di bawah dekat dengan tanah ini bisa dikupas dan dimakan isinya
katong semar (nephentes), biasanya tumbuh di punggungan gunung, terkadang menyimpan air hujan...dalam keadaan darurat airnya bisa dikumpulkan untuk di minum

Pakis haji, diambil pucuknya untuk dikupas dan disayur, juga batang muda di dalamnya bisa dikupas serta direbus sebelum dimakan
salah satu contoh Trap hewan
contoh trap hewan
conto bivak alam

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons